Saturday, August 29, 2026

Mahasiswa Undip Gunakan Analisis Spasial untuk Petakan Pertanian Glapansari

KKN_Undip_Glapansari_2026_2.png

Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung menjadi lokasi program KKN-T 56 Universitas Diponegoro yang berfokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan. Melalui program “Pemetaan Sistem Pertanian Berkelanjutan Berbasis Analisis Spasial”, mahasiswa menghasilkan delapan pemetaan sebagai sumber informasi bagi pemerintah desa dan petani.

Kajian pertama menunjukkan adanya perubahan penggunaan lahan selama 2020–2025. Lahan pertanian tercatat menyusut sekitar 6,27%, sedangkan kawasan terbangun bertambah 0,83%. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya mempertahankan lahan produktif.

Mahasiswa juga memetakan kebutuhan sarana pendukung pertanian. Meski pemetaan awal diarahkan untuk menentukan lokasi fasilitas pascapanen, hasil diskusi dengan petani menunjukkan bahwa akses jalan menuju lahan menjadi kebutuhan yang lebih mendesak. Pembangunan jalan usaha tani dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi aktivitas pertanian.

Selain itu, dilakukan pemetaan lahan kritis berdasarkan faktor erosi, curah hujan, dan penggunaan lahan. Kajian limitasi alih fungsi lahan juga dilakukan untuk membantu menentukan kawasan yang perlu dipertahankan.

Komoditas seperti tembakau, cabai, bawang merah, bawang putih, dan kopi turut dipetakan untuk mengetahui persebarannya. Jalur distribusi hasil pertanian juga dianalisis dan diketahui banyak produk dipasarkan melalui tengkulak ke Pasar Parakan dan Pasar Temanggung.

Tags:

0 Responses to “Mahasiswa Undip Gunakan Analisis Spasial untuk Petakan Pertanian Glapansari”

Post a Comment

Subscribe

Donec sed odio dui. Duis mollis, est non commodo luctus, nisi erat porttitor ligula, eget lacinia odio. Duis mollis

© 2013 Templo News. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks