Sunday, September 13, 2026
Persija Jakarta membawa wajah baru pada musim 2026/2027 melalui koleksi jersey yang tetap mempertahankan karakter Macan Kemayoran. Berkolaborasi dengan Adidas, Persija menghadirkan jersey kandang, tandang, ketiga, serta sejumlah pilihan seragam kiper.
Jersey kandang Persija 2026/2027 menjadi yang paling kuat dalam mempertahankan identitas klub. Warna merah mendominasi dengan aksen emas pada kerah, ujung lengan, dan tiga garis khas Adidas. Detail garis diagonal tipis membuat tampilannya tidak monoton.
Berbeda dengan kandang, jersey tandang Persija tampil lebih minimalis. Warna putih menjadi dasar dengan sentuhan abu-abu, emas, dan hitam. Desain ini memberikan kesan elegan sekaligus modern.
Sementara itu, jersey ketiga Persija 2026/2027 tampil paling berani. Warna oranye menjadi warna utama yang dipadukan aksen hitam dan putih. Motif grafis bernuansa Macan membuat seragam ini memiliki karakter agresif dan berbeda.
Untuk penjaga gawang, Persija juga menyiapkan beberapa pilihan warna dan desain yang lebih fungsional. Salah satunya hadir dengan dominasi hitam.
Secara keseluruhan, koleksi jersey Persija musim ini berhasil menawarkan karakter berbeda. Kandang terasa klasik, tandang elegan, sedangkan jersey ketiga lebih berani. Dari semuanya, jersey kandang tetap menjadi pilihan paling kuat bagi pendukung yang ingin menunjukkan identitas Persija.
Saturday, September 12, 2026
Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi salah satu atlet panjat tebing Indonesia yang paling diperhitungkan di nomor speed climbing. Atlet asal Buleleng, Bali, ini telah mengukir berbagai prestasi internasional, termasuk gelar juara dunia, medali emas Asian Games, serta rekor Asia nomor speed putri.
Lahir pada 24 Januari 2001, Rita mulai mengenal panjat tebing setelah diajak ke dinding panjat di Taman Kota Singaraja. Dari sana, olahraga tersebut berkembang menjadi jalan prestasi. Ia mulai aktif mengikuti kompetisi pada 2018 dan langsung menunjukkan potensinya dengan meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Riau.
Karier Rita terus menanjak setelah memasuki level senior. Ia meraih emas PON XX Papua 2021 untuk Bali dan mulai tampil dalam seri Piala Dunia. Prestasi terbesar datang pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2023 di Bern, Swiss. Rita berhasil menjadi juara dunia nomor speed putri setelah mengalahkan Emma Hunt di final.
Pada tahun yang sama, Desak Made Rita juga meraih medali emas Asian Games Hangzhou. Ia kemudian tampil di Olimpiade Paris 2024 dan finis di posisi keenam.
Memasuki 2026, Rita kembali menunjukkan kecepatannya. Di Kejuaraan Asia di Meishan, China, ia meraih emas sekaligus memecahkan rekor Asia dengan catatan 6,07 detik.
Dengan performa konsisten di Piala Dunia 2026, Desak Made Rita menjadi salah satu andalan Indonesia menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Thursday, September 10, 2026
Partai Gerakan Rakyat mendorong komoditas kelapa kembali menjadi salah satu prioritas nasional. Dorongan tersebut disampaikan dalam diskusi publik bertema “Mengembalikan Kejayaan Kelapa Indonesia” yang digelar di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Kelapa Sedunia 2026.
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menilai kelapa memiliki peran strategis bagi perekonomian sekaligus kehidupan masyarakat. Menurutnya, hampir seluruh bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan sehingga komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar.
Persoalan sektor hulu menjadi salah satu perhatian utama. Peremajaan tanaman kelapa dinilai masih minim, sementara banyak pohon tua ditebang untuk kebutuhan bahan bangunan tanpa diikuti penanaman kembali.
Selain sektor hulu, pengembangan industri hilir juga menjadi sorotan. Industri briket tempurung kelapa disebut memiliki daya saing tinggi di pasar global dan mampu memberikan kontribusi devisa miliaran rupiah setiap tahun.
Forum tersebut juga menilai hilirisasi perlu diperluas ke berbagai produk turunan kelapa, termasuk minyak dan oleokimia. Penguatan pembibitan, replanting, peningkatan kesejahteraan petani, serta hilirisasi dinilai penting untuk mengembalikan kejayaan kelapa Indonesia.
Wednesday, September 9, 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia akan berlaga pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Mereka akan memperkuat Merah Putih dalam 35 cabang olahraga dengan membawa harapan meraih prestasi terbaik di tingkat Asia. Presiden Prabowo Subianto memberikan suntikan motivasi dengan menjanjikan bonus Rp3 miliar untuk setiap atlet yang berhasil merebut medali emas. Bonus tersebut diberikan sebagai penghargaan atas perjuangan atlet dalam membawa nama Indonesia di arena internasional.
Janji bonus tersebut disampaikan Prabowo saat melepas kontingen Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Besaran bonus emas Asian Games 2026 itu lebih tinggi dibandingkan bonus untuk peraih emas SEA Games yang mencapai Rp1 miliar.Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap masa depan atlet dan pelatih berprestasi. Selain penghargaan finansial, terdapat peluang percepatan karier bagi atlet maupun pelatih yang berstatus aparatur negara.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyerahkan bendera Merah Putih kepada perwakilan kontingen. Pemerintah menilai olahraga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat, kuat, terampil, disiplin, dan memiliki daya juang. Asian Games 2026 pun menjadi momentum bagi atlet Indonesia untuk membuktikan kemampuan sekaligus mengharumkan nama bangsa.
Friday, September 4, 2026
Sejarah Java United tidak bisa dipisahkan dari perjalanan klub yang sebelumnya bernama Malut United. Pergantian nama menjadi Java United FC pada Agustus 2026 menandai dimulainya babak baru dengan Semarang sebagai pusat perjuangan klub.
Perjalanan klub tersebut sebenarnya baru dimulai di Liga 2 musim 2023/2024. Dalam musim pertamanya, Malut United mampu menunjukkan ambisi besar dengan meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tidak berhenti di sana, klub kembali mencatat pencapaian penting ketika finis di posisi tiga besar Liga 1 musim 2024/2025.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari fondasi Java United. Perubahan identitas dan perpindahan markas ke Semarang menjadi langkah strategis untuk membangun masa depan baru sekaligus memperluas basis pendukung.
Java United hadir dengan julukan Laskar Kepodang Emas. Filosofi klub menempatkan kesempatan, harapan, dan kebersamaan sebagai nilai penting dalam perjalanan mereka. Prinsip tersebut tidak hanya diterapkan dalam membangun tim, tetapi juga dalam upaya menjadikan klub bagian dari ekosistem sepak bola Jawa Tengah.
Dengan sejarah yang relatif singkat tetapi penuh pencapaian, Java United kini bersiap menulis cerita baru bersama masyarakat Semarang.
Baca Versi lengkapnya di sini : Profil Java United, Laskar Kepodang Emas dari Semarang